Posts

Perlindungan Berulang Program JKN-KIS untuk Keluarga Vina

Sejak semula, Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan bertujuan unt uk membantu masyarakat Indonesia memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.  Best Profit Vina Musfarokah, warga Kabupaten Kendal adalah seorang peserta JKN-KIS yang telah merasakan manfaat program. Sebelum nya, i a dan keluarga kerap merasa ragu untuk memeriksakan diri karena beban biaya.  Bestprofit Vina menambahkan, dirinya dan  keluarga sudah beberapa kali berobat menggunakan KIS. Termasuk saat anak keduanya mengalami infeksi gendang telinga, belum lama ini.  PT Bestprofit "Bagi kami yang berasal dari ekonomi menengah ke bawah, kami sangat merasa terbantu dengan adanya Program JKN-KIS. Sebelumnya, setiap keluarga akan berobat kami takut karena terkendala dengan biaya. Tapi dengan adanya Program JKN-KIS ini, sekarang kami sudah tidak takut lagi untuk berobat ketika sakit," kata ibu dua anak itu, Kamis (25/6)."Beberapa waktu y...

PUPR Gelontorkan Rp756 M Bangun Bendungan di Ibu Kota Baru

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur  menyatakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) menyiapkan anggaran Rp756 miliar untuk membangun bendungan di Kecamatan Sepaku, wilayah mereka.  Best Profit Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara Nicko Herlambang mengatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk dua keperluan.  Bestprofit Pertama, untuk pembebasan lahan sebesar Rp80 miliar. Kedua, untuk pembangunan fisik bendungan sebesar Rp676 miliar.   PT Bestprofit "Pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi untuk memenuhi kebutuhan air bersih di ibu kota negara baru," katanya seperti dikutip dari  Antara , Jumat (26/6).   PT Bestprofit Futures Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor beberapa waktu lalu telah menandatangani surat penetapan lokasi pembangunan. Sekarang, pihaknya sudah mulai melakukan pendataan peta bidang sebelum dilakukan penilaian ...

Posisi Investasi Internasional RI Turun karena Asing Hengkang

Posisi  Investasi   Internasional (PII) Indonesia mencatat kewajiban neto sebesar US$253,8 miliar atau sekitar 22,5 persen dari Produk Domestik Bruto ( PDB ) pada kuartal I 2020. Posisi ini menurun US$85,6 miliar atau 25,22 persen dari US$339,4 miliar yang setara 30,3 persen dari PDB pada kuartal IV 2019.  Best Profit Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko mengatakan penurunan PII terjadi karena nilai Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN) turun lebih dalam daripada Aset Finansial Luar Negeri (AFLN). KFLN tercatat sebesar US$616,4 miliar, sementara AFLN US$362,6 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini. Bestprofit KFLN tercatat turun US$96,5 miliar atau13,53 persen dari US$712,9 miliar pada kuartal IV 2019. Penurunan KFLN karena berkurangnya investasi portofolio di Indonesia di tengah pandemi virus corona atau covid-19.  PT Bestprofit Tercatat aliran modal asing justru keluar atau dikenal  capital ...

AS Sebut Perjanjian Damai Dagang dengan China Berakhir

Direktur Kebijakan Perdagangan dan Manufaktur Amerika Serikat Peter Navarro mengatakan bahwa  perjanjian perdagangan   AS dengan  China telah berakhir.  Best Profit Navarro mengaitkan pengakhiran perjanjian itu sebagai bagian dari kemarahan Washington karena Beijing sebelumnya tidak memberikan peringatan tentang wabah virus corona.  Bestprofit "(Perjanjian dagang) itu sudah berakhir," kata Navarro, kepada Fox News, dikutip dari  Antara , Selasa (23/6).  PT Bestprofit "Itu pada saat mereka telah mengirim ratusan ribu orang ke negara ini (AS) untuk menyebarkan virus itu, dan hanya beberapa menit setelah roda naik ketika pesawat lepas landas, kami mulai mendengar tentang pandemi ini," ujar Navarro.Dia mengatakan titik balik untuk mengakhiri perjanjian dagang itu muncul ketika Amerika Serikat mengetahui tentang penyebaran virus corona sesaat setelah delegasi China meninggalkan Washington menyusul penandatanganan perjanjian Fase 1 pada 15 Januari....

Investasi Smelter Rp53 Triliun Mangkrak Bila Corona Berlanjut

Investasi   pembangunan fasilitas pemurnian atau  smelter sebesar US$3,76 miliar atau sekitar Rp53,4 triliun (kurs Rp14.112/dolar AS) yang ditargetkan tahun ini diprediksi mangkrak bila pandemi virus corona ( covid-19 ) belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.  Best Profit Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Tata Kelola Minerba Irwandy Arif mengatakan hal tersebut disebabkan terkendalanya berbagai hal mulai dari kedatangan tenaga kerja ahli dari luar negeri hingga proses pendanaan.  Bestprofit "Kami lihat di sini, kami ambil saja skenario (covid-19 belum berakhir) sampai akhir tahun. Rencana investasi sekitar US$3,7 miliar akan bergeser ke tahun 2021," ujarnya dalam diskusi virtual yang digelar BNPB, Selasa (23/6).  PT Bestprofit Namun demikian, jika pemerintah berhasil mengendalikan pandemi covid-19 hingga akhir kuartal II 2020, paling tidak realisasi investasi smelter bisa berjalan 50 persen dari rencana, yakni sekitar US$1,9 miliar.Irwandy me...

Sri Mulyani Sebut Dana Penanganan Corona Naik Jadi Rp905 T

Menteri Keuangan  Sr i Mulyani  memproyeksi dana penanganan penyebaran  v irus corona  dan pemulihan ekonomi nasional ( PEN ) melonjak hingga Rpp905,1 triliun. Jumlahnya naik signifikan dari sebelumnya yang ditetapkan sebesar Rp677 triliun.  Best Profit Hal ini diungkapkan Sri Mulyani dalam akun Instagram pribadinya pada Jumat (19/6) sore. Ia menyatakan kenaikan dana penanganan penyebaran virus corona dan pemulihan ekonomi nasional ini akan membuat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 semakin membengkak.  Bestprofit "Program penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional diperkirakan memakan biaya sebesar Rp905,1 triliun telah menimbulkan pelebaran defisit yang cukup dalam pada APBN 2020," tulis Sri Mulyani dalam akun Instagram pribadinya, dikutip Jumat (19/6).  PT Bestprofit "Tetap optimis dan berusaha yang terbaik karena optimisme merupakan semangat kami dalam menjaga negeri," jelasnya.Untuk itu, ia meminta dukungan ...

Pembiayaan Utang APBN 2020 Bengkak Rp905 T karena Corona

Kementerian Keuangan  menyatakan kebutuhan pembiayaan utang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ) 2020 membengkak Rp905,2 triliun karena pemerintah menambah alokasi belanja untuk penanganan  virus corona  dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) di dalam negeri. Penambahan itu membuat pembiayaan utang APBN naik dari Rp741,8 triliun menjadi Rp1.647,1 triliun.  Best Profit Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengungkapkan pemerintah mengalokasikan dana untuk penanganan pandemi virus corona sebesar Rp695,2 triliun. Angkanya naik dari sebelumnya sebesar Rp677 triliun.  Bestprofit Dana itu, kata Yustinus, akan digunakan untuk sektor kesehatan sebesar Rp87,55 triliun, perlindungan sosial Rp203,9 triliun, insentif usaha Rp120,61 triliun, dan sektor UMKM Rp123,46 triliun. Kemudian, pemerintah juga menyiapkan anggaran untuk pembiayaan korporasi sebesar Rp53,57 triliun dan dukungan sektoral kementerian/lembaga serta...