Warga Kampung Bahagia Bekasi Urunan Fogging Demi Cegah DBD

Demam berdarah dengue (DBD) tengah mewabah. Warga mulai melakukan pemberantasan sarang nyamuk, salah satunya dengan cara pengasapan (fogging).
PT BESTPROFIT
Seperti yang dilakukan warga RT 05/05 Kampung Bahagia, Kelurahan Bahagia, Babelan, Kabupaten Bekasi. Warga rela urunan membeli cairan kimia untuk fogging.
BESTPROFIT
"Kemarin kita lakukan (fogging), sore habis ashar jam 04.00 WIB. (Dana) dari internal kita aja, patungan kita, kita nyari pinjeman alatnya," kata Ketua RT 4 Fathurrohman saat dihubungi, Rabu (6/2/2019). BEST PROFIT
Sampai saat ini memang belum ada warga Kampung Babelan yang terjangkit DBD. Namun warga dengan kesadarannya melakukan pengasapan untuk mencegah agar DBD tidak menjangkit di kampung mereka.
Pengasapan ini sudah yang kedua kalinya. Sebelumnya, pada pekan ketiga di Januari 2019, warga juga melakukan fogging di lingkungannya.

"Kita melihat ada berita tentang itu, meski belum ada korban, cuma kita preventif aja. Kita kan sudah sosialisasi di grup WhatsApp," jelasnya. 
Warga khawatir DBD menjangkit di lingkungan perkampungan karena banyak tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Banyak lahan kosong yang dijadikan oknum membuang sampah sembarangan juga menjadi 'tempat favorit' nyamuk untuk bersarang.

"Kan banyak tempat kosong, banyak rumput-rumput tinggi di situ. Itu kan potensi banyak nyamuk, meskipun bukan (nyamuk) DBD kan banyak nyamuk," ujar Fathurrohman.

Warga RT 4 bekerja sama dengan RT 5 untuk membeli obat dalam rangka pengasapan itu.

"Untuk chemical-nya aja itu kurang lebih Rp 500 ribu. Kalau alatnya kita sudah punya dari dulu. Pakai uang kas sekitar Rp 10 juta," ujar Ketua RT 05 Sugiono.
Sugiono mengatakan pihaknya memiliki program rutin untuk mencegah DBD. Yakni, fogging 3 bulan sekali dan kerja bakti warga setiap bulan.

Sugiono mengatakan program fogging tersebut murni inisiatif dari warga. Obat dan alat, kata Sugiono, menggunakan kas RT. Tenaga penyemprotan juga menggunakan warga.

"(Kesadaran warga) cukup positif," ujar Sugiono.

Comments

Popular posts from this blog

Massa Lempari Batu ke Stasiun Tanah Abang, Penumpang Menumpuk

Jokowi Minta Asuransi dan Hak Korban SJ 182 Segera Diberikan

127 Nakes di Maros Sulsel Positif COVID-19 dalam 2 Minggu