Banjir di Purworejo Surut, Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan


Banjir yang menggenangi Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah sejak Minggu (17/3) kemarin, sore ini mulai surut. Sebagian warga pun sudah kembali beraktivitas seperti biasa.
Banjir sebelumnya merendam belasan desa di empat Kecamatan sejak kemarin. Meski sebagian warga sudah bisa beraktivitas, namun ratusan warga lain masih bertahan di pengungsian. 
"Sebagian besar sudah mulai surut dan yang masih tergenang sekitar empat desa yakni Bapangsari, Karangsari, Kebonsari dan Laban," kata Kepala BPBD Purworejo, Sutrisno saat dihubungi detikcom, Senin (18/3/2019).


Ketinggian air yang masih menggenangi pemukiman warga saat ini rata-rata setinggi satu meter. 
Diwawancara terpisah, Kukuh Ismanto (38) warga Desa Bagelen, Kecamatan Bagelen yang daerahnya tidak digenangi air lagi tampak sibuk membersihkan kediamannya. Rumah Kukuh sempat terendam banjir setinggi sekitar 80 cm. Warga lain pun juga bahu membahu membersihkan jalan umum.

"Kalau banjir datangnya kemarin sore, ketinggian sampai perut saya. Alhamdulillah ini sudah surut dan sudah bisa bersih-bersih," kata Kukuh saat ditemui detikcom di rumahnya, Senin (18/3/2019).
Terhitung sejak pagi tadi untuk jumlah pengungsi tercatat ada sekitar 1.568 sedangkan siang harinya naik menjadi 2.284 pengungsi. Belasan tempat pengungsian pun dibuka untuk menampung warga terdampak banjir.
Dapur umum juga didirikan untuk menyediakan konsumsi bagi para pengungsi. Ribuan nasi bungkus didistribusikan untuk membantu para korban banjir. Karena air sudah mulai surut, jumlah pengungsi di sore hari juga semakin berkurang. 

Comments

Popular posts from this blog

Massa Lempari Batu ke Stasiun Tanah Abang, Penumpang Menumpuk

Jokowi Minta Asuransi dan Hak Korban SJ 182 Segera Diberikan

127 Nakes di Maros Sulsel Positif COVID-19 dalam 2 Minggu