Airlangga Ingin Pererat Kerja Sama Ekonomi dengan Jerman

 Kementerian Koordinator Perekonomian ingin memperkuat kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Jerman di tengah pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker). Best Profit

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini Omnibus Law dapat digunakan sebagai momentum yang tepat untuk menarik pebisnis Jerman. Bestprofit

Apalagi, saat ini nilai perdagangan kedua negara tercatat turun 8,3 persen atau US$3,6 miliar sepanjang Januari hingga Agustus 2020 jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.  PT Bestprofit

Padahal, sepanjang 2015-2020, tercatat 250 perusahaan Jerman melakukan investasi di Indonesia dengan total senilai US$1 miliar. PT Bestprofit Futures

"Oleh karena itu, saya mengundang komunitas bisnis dan industri Jerman untuk menjadi mitra investasi kami dalam mendukung dan mengembangkan transformasi ekonomi Indonesia," ujarnya seperti dikutip dari rilis, Senin (19/10).

Airlangga mengisyaratkan dengan berinvestasi di Indonesia, pebisnis Jerman tidak hanya dapat memanfaatkan potensi RI, tapi juga mendapatkan keuntungan dari lokasi strategis di jantung pasar yang berkembang, Asia Timur dan Asia Tenggara.

"Yang terpenting, ini juga akan menempatkan Jerman di garis depan dalam upaya kawasan menuju pemulihan ekonomi dan transformasi ekonomi," imbuh dia.

Sebagai bagian dari transformasi ekonomi Indonesia, dengan disahkannya Omnibus Law UU Ciptaker, ia menyebut bahwa berusaha di RI akan semakin mudah sehingga mendorong peluang kerja dan pertumbuhan ekonomi."Sekali lagi saya mengundang para pebisnis Jerman untuk ambil bagian dalam membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan untuk kemakmuran bersama kedua negara kita," jelasnya.

Setelah diundangkan, UU tersebut akan menyederhanakan, menyinkronkan, dan merampingkan regulasi yang kerap menghambat kegiatan bisnis asing di Indonesia.

Comments

Popular posts from this blog

Massa Lempari Batu ke Stasiun Tanah Abang, Penumpang Menumpuk

Jokowi Minta Asuransi dan Hak Korban SJ 182 Segera Diberikan

127 Nakes di Maros Sulsel Positif COVID-19 dalam 2 Minggu