Pandemi Corona, Industri Hasil Tembakau Minus 10,84 Persen
Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono mengatakan Industri Hasil Tembakau masih mengalami kontraksi cukup dalam akibat pandemi Covid-19 akibat infeksi virus corona . Best Profit Padahal, sejumlah industri lain sudah mulai mengalami pemulihan (rebound) seiring dengan naiknya Purchasing Manufacturing Index (PMI) menuju posisi 50 persen pada Juni 2020. Bestprofit Susiwijono mengatakan, kondisi tersebut terlihat di kuartal kedua 2020. Sektor industri pengolahan tembakau mengalami kontraksi minus 10,84 persen (year on year/yoy). PT Bestprofit "Industri pengolahan tembakau ini mengalami kontraksi cukup dalam, year on year, minus 10,84 persen. Demikian juga beberapa yang terkait kalau kita bandingkan quartal to quartal kemarin," kata Susiwijono dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (5/9). Menurut Susiwijono, pandemi virus corona sebelumnya memang berdampak cukup parah ke industri hasil tembakau. Meski begitu, ...